Halo teman-teman geniusan
Saya Tegar maulana putra, Asal Kota Sukabumi, Asal sekolah SMAN5 Kota Sukabumi, prodi Teknik Informatika, universitas Nusa Putra. Pada saat saya mabim dihari pertama saya diberikan materi tentang trilogi nusa putra.
"Universitas nusa putra memiliki nilai nilai luhur sekaligus juga merupakan manifesto dalam perjuangannya dalam meraih visi dan misi. Nilai Nilai itu disebut dengan trilogi Nusa Putra yang harus dijunjung tinggi dan menjadi bagian dalam kehidupan sehari hari di kampus nusa putra dan dilakukan oleh seluruh insan Nusa Putra" saya mengutip https://nusaputra.ac.id/tentang/nilai-nilai-luhur/ . Para pembaca juga bisa melihat lebih jelas pada situs tersbut untuk melihat mengenai trilogi Nusa Putra. Trilogi Nusa Putra ini berbunyi : 1. Kisah cinta kepada tuhan 2. Cinta kasih Orang tua 3. Cinta kasih sesama.
Nilai-Nilai luhur
Universitas Nusa Putra memiliki nilai-nilai luhur sekaligus juga merupakan manifesto dalam perjuangannya meraih visi misi. Nilai-nilai itu disebut dengan Trilogi Nusa Putra yang harus dijungjung tinggi dan menjadi bagian dalam kehidupan seluruh insan Nusa Putra.
1. Kisah cinta kepada tuhan (Amor Deus)Sebagai Genusian (Generasi Nusa Putra Berlian), saya mengetahui dan mencoba menerapkan Trilogi Nusa Putra sangat lekat juga pada kehidupan sehari-hari saya. Sejak lahir saya beragama Islam juga keluarga saya. Orang tua juga guru saya mengajarkan cara-cara beribadah kepada Allah SWT, mengenalkan kami kepada para Nabi-Nabi Allah, juga nilai-nilai agama Islam. Saya meyakini bahwa Allah ada, Maha Esa, juga Allah adalah tempat bergantung. segala kegiatan atas nama Allah juga kebaikan. ketika saya sedih, terpuruk, keyakinan akan Allah yang Maha Menolong ini akan selalu membuat saya kuat dan tegar menghadapi cobaan-Nya.
2. Cinta kasih Orang tua (Amor parentium)
Cinta Kasih kepada orang tua, menyadari bahwa kita tidak akan ada di dunia ini tanpa orang tua kita, kita tidak akan menjadi seperti sekarang ini jika bukan karena ada cinta dari kedua orang tua. Kedua orang tua saya mengurus saya sejak kecil, ayah bekerja keras untuk kami anak-anaknya, ibu akan merawat kami di rumah dengan lembutnya. Saat saya sakit, ada ibu yang akan memberikan saya bubur ayam dan obat.
3. Cinta kasih sesama (Amor conservis)
Sebagai makhluk sosial jelas saya tidak bisa hidup tanpa orang sekitar saya, keluarga, teman, dan barang kebutuhan saya. Manusia itu unik, beda wajah, beda karakter, beda selera, beda pendapat, beda suku, beda budaya dan tradisi, penuh perbedaan. Namun bagaimana kita bisa tetap hidup berdampingan dengan segala perbedaan ini menjadi poin penting dan menarik. Saya sering bertemu orang baru dengan berbagai orang ketika saya berolahraga dan orang orang yang saya temui berbagai daerah dan wataknya harus saya perlakukan sebaik mungkin karena kebiasaan dari kota asal mereka dan kita itu berbeda.
Alasan saya masuk prodi Teknik Informatika.
Karena Prospek ke depan yang cerah dan teknologi semakin maju dan zaman sekarang serba melibatkan komputer saya pun memutuskan untuk masuk teknik informatika
Komentar
Posting Komentar